Merdeka!

Perempuan, mahluk ciptaan Tuhan yang digambarkan dengan sifat lembut, penuh kasih sayang, dan mengayomi.

Namun dalam kehidupan sehari-hari sifat-sifat tersebut menyebabkan perempuan sering dianggap lemah dan diremehkan atau tidak dihormati.

Akibatnya pada satu titik tertentu, perempuan bisa menjadi kuat, mandiri dan tangguh.

Arti sebenarnya dari rasa hormat (respect) adalah sangat menghargai seseorang atau sesuatu, memperlakukannya dengan penuh pertimbangan, perhatian, dan keadilan, bahkan jika Anda tidak setuju dengannya.

Aspek-aspek penting dari rasa hormat pada perempuan.

  • Hargai suara mereka: Dengarkan pendapat, pemikiran, dan perasaan mereka tanpa mereduksinya menjadi reaksi berlebihan atau mengabaikannya.
  • Dukung otonomi mereka:
    Hormati kemandirian, tujuan, dan pilihan mereka, buat mereka merasa istimewa dan mampu.
  • Akui kemanusiaan mereka: Lihat mereka sebagai individu utuh, bukan objek, dengan cara menghargai perasaan dan kehadiran mereka.
  • Jadilah mitra yang setara: Bangun hubungan berdasarkan penghargaan timbal balik, dukungan, dan martabat bersama, bukan ketergantungan sepihak.
  • Tunjukkan konsistensi: Tunjukkan rasa hormat melalui tindakan yang konsisten, kebaikan, dan nyata, bukan hanya kata-kata.

Seperti apa bentuk tidak menghormati perempuan?

  • Mengabaikan pendapatnya.
  • Membuatnya merasa tidak mampu, kecil atau tidak berguna.
  • Memperlakukannya sebagai orang yang tidak setara atau lebih rendah terutama dalam latar belakang pendidikan, finansial, keluarga.
  • Mengabaikan kebutuhannya.

Pesan pada perempuan

  • Cintai orang yang mencintaimu
  • Dukung orang yang mendukungmu
  • Abaikan orang yang mengabaikanmu
  • Berhentilah mengemis perhatian pada orang yang tidak mau mendukungmu

Kedamaianmu dimulai ketika kamu berhenti berjuang untuk orang-orang yang tidak akan pernah berjuang untukmu.

Sebagian besar orang tumbuh dengan pepatah lama: “Perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan.” Lebih dikenal sebagai “aturan emas ( Golden rule)”

Aturan emas pada akhirnya menginspirasi kita untuk memperlakukan orang lain dengan hormat, kebaikan, dan keadilan.

Menghormati seorang perempuan berarti menghargai persahabatannya dengan membalasnya, bukan hanya berasumsi bahwa dia akan selalu ada, memberi dan berkorban tanpa mengharapkan imbalan.
Seorang perempuan yang merasa tidak dihormati dalam suatu hubungan pada akhirnya akan berhenti menghubungi.

Dalam taraf perkawinan, tidak dihargai atau tidak dihormati akan merusak kepercayaan, kejujuran, dan rasa aman yang menyebabkan lebih banyak ketegangan dan pertengkaran.
Pada gilirannya akan berujung pada perceraian.

Menghargai kebutuhan saling mencintai dan kenyamanan emosional adalah bentuk penghormatan pada perempuan.
Jika dia merasa tidak bisa bergantung pada siapa pun, dia belajar untuk bergantung pada dirinya sendiri, yang bisa membuatnya tampak dingin atau keras.

Saat kau tidak menghormatinya, kau akan kehilangan kebaikannya

“Wanita bijak tahu kapan harus bertarung dan kapan harus menghentikan pertarungan”.
~Gugu Mona

Retno Triani Soekonjono
Psikolog