Merdeka !

Punya teman yang tidak banyak bicara? Atau mungkin Anda sendiri yang tidak nyaman berada di tempat yang ramai?

Dalam kajian ilmu psikologi, ada istilah “Introvert” yang dipopulerkan oleh Carl Jung yang berkonotasi dengan “tertutup”, berbeda dengan ekstrovert yang “terbuka” atau memiliki orientasi ke luar kehidupan sosial.

Introversi sering disalahartikan sebagai rasa malu. Namun ada perbedaan yang mendasar. Orang yang pemalu biasanya ingin berinteraksi dengan orang lain tetapi takut melakukannya. Sebaliknya, banyak introvert mudah bersosialisasi, namun mereka lebih suka melakukannya dalam kelompok yang sangat kecil.

Bisakah introvert menjadi pemimpin?
Introvert dapat menjadi pemimpin yang hebat karena mereka cenderung dipandu oleh nilai-nilai mereka sendiri dan dapat membuat keputusan sulit melalui analisis yang cermat tanpa atau sedikit sekali membutuhkan persetujuan sosial. Mereka memengaruhi orang lain dan memimpin mereka menuju tujuan penting dengan kekuatan yang tenang.

Apakah orang introvert memiliki teman?
Karena mereka memiliki minat sosial yang terbatas, para introvert cenderung senang memiliki satu atau dua teman dekat daripada lingkaran sosial yang besar. Mereka lebih menyukai hubungan yang mendalam daripada hubungan yang “heboh”.

Karena orientasi mereka “kedalam”, orang introvert sering dianggap tidak menyukai orang lain atau dicap sebagai penyendiri atau sombong.

Bisakah introvert dan ekstrovert bersatu?
Seringkali perbedaan bisa menarik satu sama lain, dan banyak pernikahan merupakan pasangan introvert-ekstrovert yang bahagia.

Tetapi dalam lingkungan sosial yang baru, introvert dan ekstrovert berisiko salah paham satu sama lain.
Saat seorang introvert berdiam diri dalam satu percakapan yang kemungkinan Ia sedang berfikir mendalam merencanakan suatu strategi, hal ini dapat disalahartikan sebagai mendengarkan dengan saksama, yang mendorong orang ekstrovert untuk terus berbicara. Hal ini tidak disukai oleh orang introvert.

Apakah para introvert mudah marah?
Kemarahan mereka berlangsung perlahan, tetapi begitu mencapai titik didih, tidak ada yang bisa mengendalikan mereka. Inilah mengapa mereka menghindari konflik. Seorang introvert yang marah itu berbahaya, tidak dapat diprediksi, dan sangat dingin.

Apa kelemahan terbesar seorang introvert?
Ketakutan Berbicara di Depan Umum. Berbicara di depan umum adalah ketakutan umum di kalangan introvert. Gagasan berbicara di depan kelompok besar dapat mengintimidasi, menyebabkan kecemasan dan keinginan untuk menghindar. Ketakutan ini dapat membatasi kemampuan introvert untuk mempresentasikan ide-ide mereka, atau memimpin rapat. Namun hal ini bisa diatasi dengan:

  • Mengasah kemampuan komunikasi untuk mengungkapkan pikiran dan ide dengan jelas. •Berlatihlah berbicara di depan umum dalam lingkungan yang tidak terlalu menekan dan minta umpan balik.
  • Menggunakan komunikasi tertulis, yang seringkali lebih cocok untuk orang introvert, untuk menyampaikan ide secara efektif.

Intinya, untuk mengatasi tantangan ini seringkali membutuhkan latihan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan teknik untuk mengelola kecemasan.

“Menjadi diri sendiri di dunia yang terus berusaha menjadikanmu orang lain adalah pencapaian terbesar.”
~Ralph Waldo Emerson

Retno Triani Soekonjono
Psikolog