
Yayasan Soekarmini menghadirkan sebuah inisiatif sosial–edukatif yang menghubungkan ingatan sejarah bangsa, kepedulian kemanusiaan, dan budaya membaca sebagai fondasi peradaban yang berkelanjutan.
Program ini berangkat dari keyakinan bahwa sejarah yang dipahami dengan baik, kesehatan yang terjaga, dan akses terhadap bacaan yang layak adalah hak setiap warga negara—tanpa terkecuali.
Edukasi Sejarah Sosok Soekarmini

Soekarmini merupakan kakak kandung Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidup dan pemikiran sang Proklamator. Namun, kontribusi dan keberadaan Soekarmini masih relatif kurang dikenal dalam narasi sejarah publik.
Melalui program edukasi sejarah ini, Yayasan Soekarmini berupaya:
- Mengangkat kembali peran Soekarmini sebagai bagian dari keluarga dan lingkungan awal yang membentuk karakter kepemimpinan Ir. Soekarno
- Menyajikan sejarah secara humanis melalui literasi, diskusi, dan storytelling
- Menanamkan kesadaran bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia dibangun oleh banyak sosok, termasuk figur-figur yang selama ini luput dari perhatian
Program ini ditujukan bagi pelajar, komunitas, dan masyarakat umum sebagai upaya merawat ingatan sejarah bangsa secara inklusif dan berimbang.
Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Untuk Lansia Pra Sejahtera (24 Lokasi Jabodetabek)

Kemampuan membaca dan beraktivitas secara mandiri sangat dipengaruhi oleh kesehatan penglihatan. Sayangnya, banyak lansia pra sejahtera menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata, sehingga mengurangi kualitas hidup dan minat membaca.
Yayasan Soekarmini menyelenggarakan:
- Pemeriksaan mata gratis bekerja sama dengan tenaga medis dan optik lokal
- Pembagian kacamata baca bagi lansia yang membutuhkan
- Edukasi kesehatan mata sebagai bagian dari pencegahan gangguan penglihatan
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan, tetapi juga mengembalikan martabat dan kemandirian lansia, agar mereka tetap dapat membaca, belajar, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.
Kampanye Gerakan Literasi “One Book One Hope”

Gerakan One Book One Hope mengajak masyarakat untuk percaya bahwa satu buku mampu menumbuhkan satu harapan. Buku bukan sekadar benda baca, melainkan jembatan pengetahuan, empati, dan masa depan yang lebih baik.
Melalui kampanye ini, Yayasan Soekarmini mendorong:
- Donasi buku layak baca dari masyarakat
- Distribusi buku ke rumah-rumah baca dan komunitas yang membutuhkan
- Aktivasi ruang baca melalui kegiatan membaca bersama dan diskusi literasi
- Renovasi rumah baca agar menjadi perpustakaan mini yang nyaman dan inklusif
Gerakan ini menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari perubahan—di mana buku yang tidak lagi terpakai dapat menjadi sumber harapan baru bagi komunitas lain.
Ketiga program ini saling terhubung dalam satu semangat besar: merawat sejarah, menjaga martabat manusia, dan menumbuhkan budaya membaca.
Yayasan Soekarmini mengundang seluruh elemen masyarakat, mitra, dan lembaga pendukung untuk bersama-sama membangun ruang pembelajaran yang berakar pada sejarah, berpihak pada kemanusiaan, dan berpandangan jauh ke masa depan.
![]()
The Soekarmini Foundation presents a socio-educational initiative that connects the nation’s historical memory, humanitarian concern, and a culture of reading as the foundation of a sustainable civilization.
This program is grounded in the belief that a well-understood history, good health, and access to appropriate reading materials are fundamental rights of every citizen—without exception.
Historical Education on the Figure of Soekarmini
Soekarmini was the elder sister of Ir. Soekarno, the first President of the Republic of Indonesia, and played an important role in shaping the life journey and thinking of the Proclamator. However, her contributions and presence remain relatively underrecognized in public historical narratives.
Through this historical education program, the Soekarmini Foundation seeks to:
- Reintroduce the role of Soekarmini as part of the family and early environment that shaped the leadership character of Ir. Soekarno
- Present history in a humanistic manner through literacy activities, discussions, and storytelling
- Instill awareness that Indonesia’s struggle for independence was built by many figures, including those who have long been overlooked
This program is intended for students, communities, and the general public as an effort to preserve the nation’s historical memory in an inclusive and balanced way.
Eye Examinations and Distribution of Eyeglasses for Underprivileged Elderly Communities
The ability to read and carry out daily activities independently is strongly influenced by eye health. Unfortunately, many underprivileged elderly individuals face limited access to eye care services, which reduces their quality of life and interest in reading.
The Soekarmini Foundation organizes:
- Free eye examinations in collaboration with medical professionals and local optical providers
- Distribution of reading glasses for elderly individuals in need
- Eye health education as part of preventive efforts against visual impairment
This program aims not only to improve health, but also to restore the dignity and independence of the elderly, enabling them to continue reading, learning, and actively participating in social life.
Literacy Movement Campaign “One Book One Hope”
The One Book One Hope movement invites the public to believe that one book can nurture one hope. A book is not merely an object to read, but a bridge to knowledge, empathy, and a better future.
Through this campaign, the Soekarmini Foundation encourages:
- Donations of suitable reading materials from the public
- Distribution of books to community reading centers and groups in need
- Activation of reading spaces through collective reading activities and literacy discussions
- Renovation of community reading houses to become comfortable and inclusive mini libraries
This movement positions the public as a vital part of change—where books that are no longer used can become new sources of hope for other communities.
These three programs are interconnected within a single overarching spirit: preserving history, upholding human dignity, and cultivating a culture of reading.
The Soekarmini Foundation invites all elements of society, partners, and supporting institutions to work together in building learning spaces that are rooted in history, committed to humanity, and oriented toward a forward-looking future.
![]()
